9 Bahaya Narkoba bagi Janin yang Harus Diwaspadai
Tentu banyak sekali bahaya narkoba bagi janin. Hal ini bisa terjadi apabila sang Ibu mengkonsumsi narkoba selama masa kehamilan.
Walaupun narkoba tersebut tidak dikonsumsi langsung oleh janin, tetapi obat-obat terlarang yang masuk ke tubuh ibunya jelas berpengaruh langsung terhadap janin. Bahkan bukan tidak mungkin, narkoba itu juga akan masuk ke dalam perutnya.
Apapun itu jenisnya, bukan sesuatu hal yang bagus jika narkotika sampai masuk ke dalam perut Ibu dan janin di dalamnya. Bahkan efek terburuknya bisa menyebabkan kematian.
Bahaya Narkoba Bagi Janin
Ada banyak sekali dampak buruk yang akan ditimbulkan bagi janin apabila Ibu mengkonsumsi narkoba. Apa sajakah bahaya tersebut?
1. Gejala Putus Obat
Jika Ibu hamil mengkonsumsi heroin saat masa kehamilan, hal tersebut bisa menyebabkan bayi atau janin mengalami gejala putus obat atau Neonatal Abstinence Syndrome (NAS).
Jadi, bukan cuma Ibu yang mengalami gejala putus obat, sang janin yang ada di dalam kandungan pun juga akan mengalami hal yang sama. Cirinya baru terlihat saat janin tersebut sudah menjadi bayi.
Adapun beberapa cirinya antara lain yaitu kejang, demam, nangis berlebihan, diare, hingga muntah-muntah. Tentu saja hal ini tidak wajar dan sangat berbahaya untuk bayi yang baru saja lahir.
2. Meningkatkan Resiko Keguguran
Bahaya narkoba bagi janin lainnya adalah dapat meningkatkan resiko keguguran. Terutama bagi ibu hamil yang sering mengkonsumsi kokain.
Seandainya tidak keguguran, masih ada efek buruk lainnya karena kokain yaitu bayi lahir secara prematur.
Selain itu, biasanya bayi lahir dengan kondisi berat badan yang jauh di bawah normal.
Bahaya narkoba untuk bayi dengan kondisi berat badan rendah juga bisa terjadi saat Ibu hamil mengkonsumsi ganja. Walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak.
3. Munculnya Luka Luka Pada Kulit
Pemakaian obat-obatan terlarang bagi Ibu hamil, seperti metadon dapat menyebabkan munculnya luka pada kulit bayi.
Metadon adalah obat pereda nyeri golongan opioid yang dapat menyebabkan ketergantungan. Jadi, ibu hamil sebaiknya menghindari obat yang satu ini supaya tidak terkena masalah yang sama.
Biasanya, bayi akan menangis terus-terusan apabila mengalami masalah seperti ini. Apalagi jika luka itu muncul di sekujur tubuhnya.
4. Kelainan Otak dan Jantung
Bahaya narkoba bagi janin maupun bayi yang sudah lahir adalah kelainan pada bagian otak dan jantungnya. Hal ini terjadi jika ibu hamil mengkonsumsi metamfetamin atau sabu-sabu.
Selain itu, penggunaan kedua jenis narkotika tersebut dapat menyebabkan kelahiran prematur atau solusio plasenta. Adapun yang dimaksud dengan solusio plasenta adalah kondisi ketika plasenta lepas dari dinding rahim sebelum waktunya.
5. Gangguan Perkembangan Sistem Saraf
Ada penelitian yang membuktikan bahwa wanita hamil mengkonsumsi ganja, membuat bayi yang baru dilahirkannya mengalami gangguan perkembangan sistem saraf. Hal ini tidak seperti bayi normal pada umumnya.
Tanda dari masalah ini antara lain yaitu gangguan penglihatan, tangisan yang kuat, dan seluruh tubuh bayi gemetar. Sepanjang hari, bayi kerap merasa tidak nyaman.
6. Menyakiti Diri Sendiri
Penggunaan narkoba jenis halusinogen seperti PCP (phencyclidine) dan LSD (lysergic acid diethylamide) oleh ibu hamil sangat berbahaya bagi janin yang sedang dikandung. Zat-zat ini dapat menyebabkan ibu mengalami halusinasi berat, sehingga meningkatkan risiko perilaku berbahaya yang berpotensi melukai diri sendiri maupun bayi dalam kandungan.
Selain itu, ia juga akan menyakiti dirinya sendiri sehingga baik langsung maupun tidak langsung akan berdampak juga kepada sang bayi.
Obat PCP dan LSD apabila dikonsumsi ibu hamil juga akan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan mengalami kelainan otak.
7. Meningkatkan Resiko Hepatitis dan HIV AIDS
Narkoba dapat membahayakan janin dan juga sang Ibu karena dapat meningkatkan resiko terserang hepatitis dan HIV AIDS. Kedua penyakit itu akan menular kepada sang buah hati ketika menyuntikkan sabu melalui tangan.
Tidak sekedar itu saja, penggunaan sabu ini dapat mengakibatkan halusinasi, kebingungan, hingga depresi. Hal seperti ini akan dirasakan langsung oleh sang Ibu.
8. Kematian
Semua jenis NAPZA pasti akan mengakibatkan kematian bagi siapapun yang mengkonsumsinya secara berlebihan. Tidak terkecuali itu bagi Ibu hamil.
Penyalahgunaan narkoba secara berlebihan dan membuat pemakainya akan mengalami overdosis. Tidak hanya itu saja, saraf-saraf yang ada di dalam tubuh menjadi rusak dan bermasalah.
Kalau sudah begini, cepat atau lambat ibu hamil dan juga janin yang ada di dalamnya juga akan meninggal dunia. Maka dari itu, jangan sampai Anda sekalipun mengkonsumsi narkoba jika tidak ingin mengalami hal seperti itu.
9. Bayi Lahir dengan Cacat Bawaan
Janin di dalam kandungan akan mengalami cacat bawaan saat sudah lahir apabila si Ibu kerap menggunakan narkotika selama kehamilan. Sebab, narkotika dapat menembus langsung plasenta sehingga berpengaruh terhadap nutrisi janin.
Selain itu, dampak buruk narkoba bagi janin lainnya adalah menyebabkan gangguan fungsi pembuluh darah yang menjadi penyuplai oksigen dan nutrisi bagi janin. Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka bayi akan lahir dalam kondisi cacat bawaan.
Tidak sekedar itu saja, nantinya bayi yang sudah lahir akan mengalami masalah kelainan otak, plasentanya terlepas, bahkan tidak menutup kemungkinan janin meninggal sebelum waktunya dilahirkan.
Itulah dia berbagai bahaya narkoba bagi janin yang harus Anda waspadai. Jika sudah terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkotika, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada ahlinya untuk mendapatkan kesehatan seperti semula.
Lentera Bersinar Indonesia, Pusat Rehabilitasi Ketergantungan Narkoba Terunggul di Indonesia
Bagi Anda yang saat ini sedang mengalami ketergantungan obat, Lentera Bersinar Indonesia siap membantu dalam hal rehabilitasi. Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya supaya Anda bisa sembuh kembali seperti sedia kala.
Bukan tanpa alasan mengapa Anda harus memilih Lentera Bersinar Indonesia sebagai tempat rehabilitasi narkotika, sebab kami memiliki banyak sekali keunggulan yaitu.
1. Tempat Rehabilitasi yang Nyaman
Selama menjalani program rehabilitasi, Anda akan ditempatkan di tempat yang benar-benar nyaman. Anda tidak akan bosan mengikuti program ini sampai selesai.
Tidak hanya AC, di dalam ruangan juga terdapat televisi, kamar mandi dalam, meja, lemari, hingga meja untuk kerja. Anda merasakan seperti tinggal di rumah sendiri.
2. Tenaga Profesional
Selama rehabilitasi, Anda akan mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional yang sudah berpengalaman dan memiliki sertifikat. Terdiri atas dokter, psikolog, konselor, perawat, dan tim-tim terkait.
Melalui tenaga profesional tersebut, pastinya Anda akan mendapatkan pelayanan terbaik. Program Lentera Bersinar Indonesia sangat lengkap, ada rawat jalan, rawat inap, detoksifikasi, hingga aftercare.
3. Aman
Saat rehabilitasi, Lentera Bersinar Indonesia menjamin keamanan seluruh pasien. Kami menyediakan CCTV yang aktif 24 jam untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, lokasinya juga sangat strategis dekat dengan tempat umum sehingga pasien akan merasa lebih aman. Jika masih ada yang ingin Anda tanyakan, jangan ragu untuk menghubungi Lentera Bersinar Indonesia.

Posting Komentar untuk "9 Bahaya Narkoba bagi Janin yang Harus Diwaspadai"